Politik

Article number 8 reviews

  • Thumbnail

    PDIP Usung Ahok-Djarot Pada Cagub 2017

    Pasangan Basuki Tjahya Purnama dan Djarot Saiful Hidayat resmi mendaftar bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2017-2022 mendatang pada Rabu (21/9). Namun, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, menjelaskan mereka belum mengisi visi misi serta rencana pemerintah jangka menengah. Dilansir dari Republika, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, alasan penunjukan kedua nama tersebut bukan tanpa alasan. Setidaknya ada empat alasan yang membuat partai berlambang banteng moncong putih itu merasa Ahok-Djarot layak pimpin Jakarta. Kata Hasto, Ahok berstatus sebagai pejawat yang diyakini akan mampu meneruskan kepemimpinan Jokowi yang juga diusung PDIP di Pilkada DKI 2012. http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/pilkada/16/09/21/odtwlh330-pdip-tingkat-kepuasan-publik-terhadap-ahokdjarot-konsisten Pendaftaran pasangan calon itu hanya berkisar selama 20 menit dan pengurus PDIP DKI Jakarta, Andi Wijaya menyerahkan berkas dukungan kepada Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno. Dan berkas yang belum lengkap akan ditunggu hingga 23 September 2016. Sebagaimana dimuat Tempo, Ahok dan Djarot merupakan pasangan inkumben. PDIP sebelumnya mengusung Ahok sebagai calon wakil gubernur mendampingi kadernya, Joko Widodo, dalam pemilihan kepala daerah DKI 2012. Dua tahun kemudian, Ahok diangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta setelah Jokowi terpilih sebagai Presiden RI. Posisi Ahok sebelumnya lantas diisi oleh Djarot hingga kini. https://metro.tempo.co/read/news/2016/09/20/214805844/breaking-news-akhirnya-pdip-usung-ahok-djarot Melalui situs Viva, Ahok-Djarot sudah menandatangani kontrak politik sebagai syarat wajib seluruh calon yang diusung partai berlambang Banteng moncong putih itu. Dalam kontrak politik tersebut, disebutkan bahwa Ahok dan Djarot menyatakan kesetiaannya terhadap PDIP dan akan menjalankan seluruh tujuan dan cita-cita partai sesuai Tri Sakti. http://politik.news.viva.co.id/news/read/824331-ahok-djarot-tandatangani-kontrak-politik-dengan-pdip

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 104

  • Thumbnail

    Ketua DPD Irman Gusman Menjadi Tersangka

    Ketua KPK Agus Rahardjo menetapkan Ketua DPD Irman Gusman sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dengan jatah gula impor. Petugas KPK juga mengamankan uang sejumlah 100 juta dalam bungkusan yang diduga diterima oleh Irman Gusman dan berada di rumah tersangka. Dilansir dari BBCIndonesia, wakil Ketua KPK Laode Syarief menambahkan bahwa penyidik KPK sengaja menunggu terduga pemberi suap keluar dari dalam rumah Irman Gusman, agar langsung ditangkap di mobil yang bersangkutan. http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160917_indonesia_dpd_kpk Sebagaimana dimuat Republika, Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap ketua DPD Irman Gusman mengejutkan banyak pihak. Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Mulyadi P Tamsir kasus OTT ini bukan sekadar karena yang tertangkap adalah ketua lembaga tinggi negara semata. Tetapi, justru nilai operasi KPK yang sangat kecil jika dibandingkan dengan tugas dan wewenang serta biaya yang dikeluarkan untuk membiayai sebuah kasus. http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/09/18/odpew1326-penangkapan-irman-gusman-dinilai-tak-sebanding-dengan-biaya-operasional Sebagaimana diwartakan kompas.com, Rapat pleno Badan Kehormatan (DPD) yang dipimpin Ketua AM Fatwa akhirnya secara resmi memberhentikan Irman Gusman dari jabatan Ketua DPD. Tidak hanya diberhentikan sebagai ketua DPD, sejumlah pihak juga mulai mempersoalkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana yang pernah diterima Irman berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2010. Menurut anggota Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch, Donal Fariz, Pemerintah harus mencabut gelar kehormatan Irman Gusman berdasarkan beberapa pertimbangan. Meski kata Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda Hadi Tjahjanto, usul pencabutan gelar harus menunggu hasil sidang. http://nasional.kompas.com/read/2016/09/20/08200451/irman.gusman.sudah.jatuh.tertimpa.tangga.

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 89

  • Thumbnail

    Gerindra Akan Dukung Sandiaga Uno-Mardani Ali

    Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, mengatakan, meski PKB dan PPP mengancam akan mencabut dukungannya untuk bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, pihaknya tetap yakin Gerindra akan memilih Mardani Ali Sera sebagai bakal calon wakil gubernur pendamping Sandiaga Uno. Keyakinan itu, kata Hidayat, terkait dengan komunikasi yang dilakukan PKS dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hidayat mengatakan bahwa Prabowo mendukung pasangan Sandiaga-Mardani untuk diusung pada Pilkada DKI 2017. PKS optimis dalam waktu dekat Gerindra akan mendeklarasikan pasangan tersebut yang dilansir dari www.megapolitan.kompas.com. http://megapolitan.kompas.com/read/2016/09/13/18420171/pks.klaim.prabowo.subianto.dukung.mardani.ali.jadi.pasangan.sandiaga.uno Laman www.bacakabar.com menjelaskan, Terlebih koalisi kedua partai politik itu sudah mencukupi untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Partai Gerindra memiliki 15 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sedangkan PKS memiliki 11 kursi di DPRD DKI Jakarta. Jumlahnya sebanyak 26 kursi di DPRD DKI Jakarta. http://www.bacakabar.com/read/disetujui-prabowo-sohibul-iman-pks-harap-sandiaga-mardani-didukung-partai-lain Dilansir dari www.cnnindonesia.com, Dengan demikian, Gerindra masih menunggu komunikasi dengan partai lain yang berada dalam koalisi kekeluargaan terkait pencalonan Sandiaga dengan Mardani. http://www.cnnindonesia.com/politik/20160909142047-32-157282/pks-sebut-prabowo-setuju-duet-sandiaga-mardani/ 'Sejauh ini yang kita dengar dari PKB ikut mendukung. PKB sudah mendukung Pak Sandiaga jadi Gubernur. Wakil kita belum bicarakan dengan rekan-rekan. Tapi yang jelas Pak Prabowo sepakat dengan usulan PKS, dan kita akan komunikasikan dengan partai-partai yang lain,' pungkasnya tertulis dalam laman www.news.okezone.com. http://news.okezone.com/read/2016/09/09/338/1485548/pks-klaim-prabowo-setuju-duet-sandiaga-mardani-di-pilgub-dki

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 94

  • Thumbnail

    Kritikan SBY Tak Akan Diabaikan Presiden Jokowi

    Source : http://news.detik.com/berita/3232045/istana-kritikan-dari-sby-tak-akan-diabaikan-presiden-jokowi Kritik bagi Presiden Jokowi akan menjadi masukan agar kinerja pemerintah lebih baik lagi. Presiden tidak pernah mengabaikan masukan dan kritikan yang baik dan membangun dari siapa pun apalagi dari seorang mantan Presiden. ebelumnya, SBY menyampaikan kritik dan masukan kepada Pemerintahan Jokowi-JK. Ada 7 poin kritik dan masukan yang diberikan SBY. SBY Beri Tujuh Catatan Penting kepada Pemerintah Jokowi saat ini.Menurut SBY, menghitung penerimaan negara dengan memasukkan perolehan dari pengampunan pajak juga sebuah asumsi yang rapuh. Bagaimana tanggapan Jokowi? http://nasional.kompas.com/read/2016/06/10/21172461/sby.beri.tujuh.catatan.penting.kepada.pemerintah.jokowi Politisi PDI-P Minta SBY Tidak Lepas Tangan dan Salahkan Pemerintahan Jokowi. Sebab, apa yang terjadi pada pemerintahan saat ini juga tidak terlepas dari kinerja 10 tahun pemerintahan SBY. Semuanya terobosan yang baru pertama kali diambil, terobosan berani, dan belum pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. http://nasional.kompas.com/read/2016/06/12/11575741/politisi.pdi-p.minta.sby.tidak.lepas.tangan.dan.salahkan.pemerintahan.jokowi?utm_campaign=related&utm_medium=bp&utm_source=news&

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 198

  • Thumbnail

    Dukungan PDIP pada Budi Gunawan Dinilai Wajar

    Sosok Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan dianggap sangat mendukung untuk diajukan sebagai pengganti Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Badorin Haiti sendiri segera memasuki usia pensiun dari kepolisian. Pengamat hukum Margarito Kamis menilai rekam jejak Budi Gunawan di institusi kepolisian cukup positif. Bahkan, Budi Gunawan dianggap tidak memiliki persoalan hukum. Baca lebih lanjut di : - http://www.cnnindonesia.com/politik/20160524132056-32-133078/dukungan-pdip-pada-budi-gunawan-dinilai-wajar/ - http://otonominews.com/read/1832/Komjen-Budi-Gunawan-Dinilai-Layak-Jadi-Kapolri - http://bangka.tribunnews.com/2016/05/25/pdip-anggap-budi-gunawan-paling-layak-jadi-kapolri-ini-alasannya

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 135

  • Thumbnail

    Kemenkumham Buka Pendaftaran Parpol

    http://nasional.kompas.com/read/2016/05/24/10202281/mulai.hari.ini.kemenkumham.buka.pendaftaran.parpol.menjadi.badan.hukum Source : Kompas Nasional Sepertinya berita politik tak habis-habisnya datang dari negeri ini. Salah satunya adalah Kemenkumham mulai hari ini (24/05) menetapkan bahwa buka pendaftaran parpol merupakan salah satu badan politik. Proses ini, dilakukan sesuai ketentuan Pasal 51 ayat (1a) Undang Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik yang menyatakan bahwa verifikasi partai politik menjadi badan hukum paling lambat dilakukan dua setengah tahun sebelum pemilu. Pendaftaran dibuka mulai 24 Mei 2016 hingga 29 Juli 2016 di Kantor Kemenkumham. Enam Parpol Baru Mendaftar ke Kemenkumham untuk Diverifikasi. Waktu pendaftaran akan dibuka hingga Juli 2016 dan Verifikasi faktual (oleh Kemenkumham) sampai bulan Oktober. Pengumuman partai sudah berbadan hukum pada November. http://nasional.kompas.com/read/2016/05/24/16185661/enam.parpol.baru.mendaftar.ke.kemenkumham.untuk.diverifikasi Banyak peraturan yang harus diikuti parpol untuk mendaftarkan partai mereka. Semua lengkap dikemas di satu jurnal yang harus disetujui oleh pihak yang terkait. Apa saja itu? Baca di artikel ini http://www.bawaslu.go.id/id/press-release/pengawasan-pendaftaran-dan-verifikasi-administrasi-parpol-peserta-pemilu Jadi partai apa saja yang lolos untuk masuk ke Pemilu 2019? Tunggu kabar terbarunya!

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 104

  • Thumbnail

    Johan Ungkap Peran Jokowi Di Reshuffle Kabinet

    http://nasional.sindonews.com/read/1110789/12/johan-budi-ungkap-peran-jokowi-terkait-reshuffle-kabinet-1463997806 Source : sindonews.com Belum lama ini tersiar kabar tentang reshuffle kabinet pemerintahan Jokowi. Pihak Istana kembali enggan menanggapi secara jauh mengenai wacana reshuffle kabinet jilid II yang santer berkembang di masyarakat. Tetapi baru-baru ini, Johan Budi selaku juru bicara kepresidenan mengatakan bahwa (Reshuffle) hak prerogatif presiden untuk mengganti atau tidak setiap menteri dalam kabinet Kerja. Tersiar kabar bahwa reshuffle kabinet terkait dinamika politik setelah Golkar menyatakan dukungannya kembali kepada pemerintah dalam munaslub yang baru saja dilaksanakan beberapa waktu lalu. Selain reshuffle kabinet, banyak politikus dan lainnya berkomentar agar Jokowi mengikuti SBY dalam mengelola koalisi. Sebab, keberadaan Setgab hanya akan mempersempit kewenangan dan kekuasaan Presiden. Baca : http://news.okezone.com/read/2016/06/01/337/1403931/jokowi-disarankan-tak-tiru-sby-dalam-kelola-koalisi Di berita lain mengatakan bahwa menurut Jokowi, sebenarnya silang pendapat yang ditunjukkan menteri-menterinya ke publik adalah hal yang positif. Terlebih, hal tersebut akan menjadi penilaian masyarakat, mana menterinya yang sudah bekerja baik dan belum bekerja secara baik. http://news.liputan6.com/read/2485345/jokowi-reshuffle-tiap-hari-juga-bisa-menteri-fokus-kerja-saja Kita tunggu saja ya gimana kelanjutan reshuffle kabinet ini. Semoga saja akan menjadi yang terbaik untuk kedepannya.

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 135

  • Thumbnail

    Prabowo Pilih Sjafrie Sjamsoeddin karena Santun

    http://nasional.kompas.com/read/2016/05/23/10441701/gerindra.prabowo.pilih.sjafrie.sjamsoeddin.karena.santun Source : kompas.com > nasional Apa kabar politik terkini Indonesia? Seperti dilansir oleh Kompas, berita dari partai Gerindra tentang Prabowo memilih Sjafrie Sjamsoeddin marak dibicarakan beberapa hari ini. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Pouyono membenarkan bahwa Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sudah memutuskan memilih Sjafrie Sjamsoeddin sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilgub DKI 2017. Bagaimana menurut kamu? Apakah pilihan Prabowo ini tepat? Kita sih selalu berharap agar Indonesia selalu aman sejahtera dengan pemerintah yang solid. Ternyata bukan itu saja, kedekatan Prabowo dan Sjafrie juga mulai tercium awak media. Anggota Tim Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini menceritakan, dalam banyak hal, selepas di Akmil, hubungan Prabowo dan Sjafrie semakin dekat. Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie menjadi Pangdam Jaya pada tahun 1997. Sedangkan Prabowo menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus yang kemudian naik stratanya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Baca : http://www.merdeka.com/peristiwa/menguak-kedekatan-sjafrie-sjamsoeddin-dengan-prabowo-subianto.html Dari media online Tribun dikatakan bahwa, Prabowo sudah lama berniat usung Sjafrie Sjamsoeddin untuk maju di Pilkada. Kata Prabowo, Saya ikhlas saja keputusan Gerindra. Sama Sekali tidak sakit hati. Saya tidak akan ke partai lain. Saya akan dukung pak Syafrie 100 persen. http://www.tribunnews.com/metropolitan/2016/05/22/prabowo-akan-umumkan-usung-sjafrie-sjamsoeddin-dalam-pilkada-dki

    Comments | 0

    Favorites | 0

    PV | 249

  • Sebelumnya

  • 1

  • Selanjutnya